Tampilkan postingan dengan label Sketsa Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sketsa Jiwa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

Passed away last night.....

Hari ini saya dikejutkan dengan berita meninggalnya Pemeran Sequel  Fast and Furious,  yeah Paul Walker , pemeran  Brian O’Conner sebagai suami dari Mia yang otomatis menjadi adik iparnya Vin Diesel ini kini telah tiada, pria bermata biru ini dikabarkan meninggal karna kecelakaan mobil yang membuat jasadnya terbakar hangus dan merenggut nyawanya.

Terlepas dari gossip yang simpang siur dan berita-berita yang katanya “hoax” tentang meninggalnya actor FF ini, Bisa dibilang saya shock sekaligus sedih dengan berita ini, karena sejujurnya saya adalah salah satu penggemar film kebut-kebutan ini, dan cukup menyukai sosok Paul Walker dalam setiap filmnya. so... apa jadinya kalo salah satu pemain utamanya meninggal dunia? Bagaimana nasib film balapan ini tanpa dia?

Apapun yang terjadi setelahnya, sebagai sesama makhluk yang masih memiliki rasa prikemanusiaan, saya tetap merasa kehilangan, namun bagaimanapun semua yang bernyawa pasti akan mati. kapan, dimana dan dalam keadaan bagaimananya lah yang kita tidak pernah tau. RIP Paul, as you said  "Ride or Die",  now you take the second option, but death is not the choice anyway"

Rabu, 27 November 2013

Psikologi Abnormal


Abnormal---------> prilaku  yang diluar batas2 normal, 

Ciri2 Abnormal :

1. penyimpangan dari norma statistik
2. penyimpangan dari norma sosial
3. perilaku maladaptif (tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan)
4. kesusahan pribadi/penderitaan batin

Hal-hal yang membedakan antara abnormal dan normal

a.       Persepsi efisien tentang realita
b.      Pengetahuan diri
c.       Kemampuan mengendalikan prilaku
d.      Harga diri dan penerimaan
e.      Kemampuan membentuk hubungan kasih sayang
f.       Produktivitas
 Penggolongannya terbagi 2
1.     Psikoneurosis---à mencakup sekelompok gangguan yang ditandai dengan kecemasan,    kesedihan pribadi, dan prilaku maladaftif
2.     Psikosis-----à gangguan mental yang lebih serius, berada diluar realita, tidak bisa mengatasi tuntutan hidup sehari-hari
Pengelompokan berdasarkan DSM (Diagnostic & Statistical Manual of Mental Disorder)
1.      Gangguan yang terlihat sejak bayi, masa kanak-kanak atau remaja
2.      Gangguan jiwa organik
3.      Gangguan penggunaan zat-zat
4.      Gangguan skizofrenik
5.      Gangguan paranoid
6.      Gangguan paranoid
7.      Gangguan kecemasan
8.      Gangguan somatoform
9.      Gangguan  disosiatif
10.  Gangguan psikoseksual
11.  Kondisi yang tidak dicantumkan sebagai gangguan jiwa
12.  Gangguan kepribadian

A.      Gangguan kecemasan
1.      Gangguan kecemasan merata (generalized anxiety disorder)
2.      Panic attack (serangan panik)
a.       Fhobia----à ketakutan yg spesifik
b.      Gangguan Obsesif-Kompulsif

B.      Gangguan Afektif----à gangguan afeksi/suasana hati/mood
a.       Depresi
b.      Manik
C.   Skizofrenia----à kekacauan kepribadian, distorsi realita, ketidakmampuan untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari

Ciri-ciri:
a.       Kekacauan pikiran dan perhatian
b.      Kekacauan persepsi
c.       Kekacauan afektif
d.      Penarikan diri dari realita
e.       Delusi dan halusinasi
Faktor-faktor penyebab:
a.       Faktor genetik
b.      Faktor biokimiawi
c.       Faktor sosial dan psikologis
d.      Interaksi antara faktor-faktor diatas

D.     Gangguan Kepribadian

a.       Kepribadian anti sosial (psikopatik)

Faktor-faktor penyebab
a.       Faktor biologis
b.      Pengaruh orang tua

E.      Alkoholisme dan Ketergantungan Obat
a.      Ketergantungan fisik
b.      Ketergantungan psikologis
Tahapan-tahapan alkoholisme:
1.      Tahap pra alkoholic
2.      Tahap prodromal
3.      Tahap gawat
4.      Tahap kronis
Sebab-sebab kecanduan
1.      Pengaruh orang tua
2.      Pengaruh teman
3.      Faktor kepribadian

Source : Buku Pengantar Psikologi Jilid 2 Edisi ke-Delapan
Rita L. Atkinson
Richard C. Atkinson
Ernest R. Hilgard

Translator : Dra. Nurdjanah Taufiq

Editor : Agus Dharma, SH, M. Ed., Ph. D.
Penerbit : Erlangga

Rabu, 13 November 2013

tersenyumlah dan sambutlah rinduku...

meski ku terbang jauh melintasi sang waktu, kemanapun angin berhembus kupasti akan kembali......


aduhai, malam ini aku lagi kangeeeeeen banget sama lagu-lagunya padi, yeah padi yang dulu, yang sebelum jadi beras, nasi apalagi bubur....padi yg semakin berisi semakin merunduk.....

terlepas dari tercerai berainya para personil dan berganti namanya group band yang dulu amat sangat kugandrungi ini, bagaimanapun sejarah bersama padi begitu lekat dalam memori otakku. dan aku tahu bahwa aku akan tiba dimasa ini, saat dimana aku merindukan masa-masa itu, dimana semua yang dulu kini tinggal kenangan yang tak semudah itu terlupakan.

buat yang kangen juga mungkin link youtube dibawah ini bisa jadi pengobat rindu...

http://www.youtube.com/watch?v=Q2cG-I7mH5Q

http://www.youtube.com/watch?v=Jc17GrGpyoA

http://www.youtube.com/watch?v=mNBaIxHvWLI

Senin, 14 Oktober 2013

Dear Mom........

Hari ini, 9  Dzulhijjah, adalah saatnya jamaah haji melaksanakan wukuf di padang arafah, 
wukuf adalah puncaknya ibadah haji, padang arafah adalah tempat bersejarah sejak peristiwa nabi Ibrahim a.s dan putranya nabi Ismail a.s yang menjadi cikal bakal disyariatkannya ibadah kurban dalam islam.
Arafah juga terkenal sebagai tempat yang paling romantis di dunia karna merupakan tempat bertemunya kembali Adam dan Hawa setelah terpisah sekian lama sejak terusir dari surga sebagai hukuman dari Allah atas pelanggaran yang mereka lakukan disebabkan tipu daya Iblis.

Anyway, ini bukan tentang sejarah wukuf, tapi ini tentang seorang wanita yang kini sedang tiada, tepatnya tidak ada didekatku, meski bukan berarti hilang dari hati dan ingatanku. Ah, tentu saja tidak.

Mama, wanita yang telah mengeluarkanku dari rahimnya untuk terlahir ke alam kehidupan 29 tahun yang lalu, yang telah membuatku mengenal indahnya dunia dan seisinya. Saat ini beliau sedang melaksanakan wukuf di Arafah, melaksanakan puncaknya rangkaian ibadah haji yang merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim yang mampu untuk menunaikannya.

Begitu banyak acara televisi yang menyiarkannya, yang secara live terkoneksi dengan reporter yang tengah berada ditanah suci, melakukan wukuf juga.
saat-saat inilah yang membuatku makin teringat dengan mama, sampai-sampai melototin tivi walaupun terpaan angin dan hujan telah berhasil memutar-balikkan antena berikut kabelnya yang berada diatas loteng rumah sehingga tayangan televisinya renyek, samar dan buram alias ngga begitu jelas, tapi tetep berharap siapa tau wajah mama kesorot kamera wartawan/reporter yang lagi siaran disana, nonton tv sambil berdo'a agar mama ok , nggak sakit n nggak lemah. And the tears pun fall down :') antara berharap mama baik-baik aja meski belum ada kabar sejak sms terakhir, juga rasa haru karna begitu inginnya untuk bisa berada ditempat-tempat yang nampak dilayar kaca itu.

Terlebih lagi saat ini aku tak bisa menghubunginya via handphone seperti biasanya, karna saat wukuf, semua jamaah dilarang membawa hape agar dapat melaksanakan ibadah dengan khusyu dan tidak mengganggu jalannya ibadah yang disyariatkan untuk memperbanyak dzikir dan do'a ini. Lagipula sehari sebelumnya mama memang sudah sms dan mewanti-wanti agar tidak menghubungi via hp untuk sementara waktu karna akan segera melaksanakan wukuf, dan mohon do'anya agar semuanya berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.

Malam ini takbiran, gema takbir berkumandang dari segala penjuru, tapi mama nggak ada disini seperti malam-malam takbir sebelumnya, mama jauh disana, do'aku untuk mama "semoga mama baik-baik selalu, semoga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah dengan khusyu, agar semuanya berjalan dengan lancar dan penuh berkah sampai kembali nanti ke tanah air dalam keadaan selamat sentosa dan mabrur tentunya aamiin.

Ma, konsentrasi aja ibadah disitu ya! jangan mikirin yang disini, jangan mikirin aku masak apa buat besok lebaran, tenang aja, disini aman terkendali, kita juga nggak kelaparan, tetep ada makanan, walaupun nggak sama seperti kalo ada mama, nggak sekomplit menu masakan lebaran mama, tapi alhamdulillah aku dan yang masih tersisa disini bisa menikmati takbiran dan insya allah besok lebaran dengan perut kenyang. oia ma, kulkas bersih koq, dah aku bersihin tadi siang, supaya besok bisa nyimpen daging-daging dengan rapi gak berantakan n gak kotor, tapi aku masih gak tau mau masak apa besok buat panitia kurban. tadinya mau masak daging sapi ala hoka-hoka bento gitu, yang pake minyak wijen sama saus tiram itu, tapi aku lupa belum beli paprika sama bawang bombay, gak tau deh besok ada atau nggak di warung ucok. Atau mungkin dagingnya mau di sop aja seperti biasa, atau direndang aja kayak yang udah-udah. Gimana besok aja ya ma, sekarang yang penting mama disitu baik-baik aja n sehat wal-afiat serta selalu dalam lindungan Allah dan limpahan rahmatNya, aamiin yaa robbal alamiiin.

Ohya ma, tadinya aku mau sms/nelpon mama, mau nanyain cari bikin brongkos, tapi mau bikin brongkos juga toh keluweknya nggak ada, lupa beli kemaren-kemaren, emang nggak sempet juga sih, hehe bilang aja males. Rasanya lebaran tanpa brongkos tuh seperti mandi tanpa pake sabun, ada yang kurang. (kayak suka pake sabun aja ya) hohoho, dah gitu si gonung gak mudik kesini lagi ma, katanya si lagi M2 alias Menc*et Menc*et alias buang-buang aer gitu, kurang kerjaan banget ya ma tu anak, masa aer dibuang-buang. Karim sama Golam juga gak mudik, tanggung kali liburnya cuman sehari jadi gak diizinin pulang.

Ma, jangan lupa ya untuk banyak-banyak berdo'a, mumpung lagi wukuf di padang Arafah, tempat yang mustajab untuk do'a diijabah dan dosa-dosa diampuni. Inget ma! do'ain aku biar bisa segera dan secepatnya menginjakkan kaki disitu kayak mama sekarang, jadi tamu di baitullah. Do'ain aku semoga diampuni segala salah dan dosanya,  Kalo untuk do'ain aku supaya cepet dan segera nikah si kayaknya mama gak mungkin sampe lupa deh hihi, dan pasti mama gak lupa do'ain semua keluarga kita tentunya. Ah iya ma, si Wida juga katanya bilang jangan lupa list do'a dia dibacain, semoga terkabul alias diijabah secepatnya aamiin.
and the last, aku tunggu kabar baik dari mama secepatnya.

Ma, we miss u....we love u more than this space.....

Senin, 12 Desember 2011

Malaikat Penyelamat

tubuh kecil itu ditemukan ibuku di sebuah selokan kecil dibelakang rumahku, saat seseorang sedang mengunyah sarapan pagi itu...

keadaannya begitu mengenaskan, basah kuyup menggigil menahan rasa dingin yg membalut tubuh mungilnya.
dengan sigap ibuku segera mencomot sebilah kayu lalu dengan amat hati-hati menggeser lembut makhluk yg hampir kehilangan nyawa itu. dalam hitungan detik, tubuh itu sudah berpindah dari selokan yg penuh genangan air, kedalam dekapan jari-jari yang mulai keriput itu.

kondisinya sangat lemah, rambut halusnya lepek dan tidak sehelaipun yg tidak terendam genangan air selokan itu, membuat daging tubuhnya yg kemerahan dan tulang-tulang rapuhnya terlihat mencuat gemetaran...

setengah berbisik wanita yg usianya lebih dari setengah abad itu berkata lirih sambil meletakkan makhluk yg nyaris mati itu didekat tungku perapian: "tunggu disini sebentar!!! aku akan segera kembali, percayalah....kamu pasti selamat, tuhan akan menyelamatkanmu. ingat!! jangan kemana-mana, tunggu saja disini, aku akan segera kembali".

tak lebih dari setengah menit wanita yg sudah tidak muda lagi itu kembali dengan membawa beberapa lembar kertas kemudian memasukan kertas2 itu kedalam tungku, lalu dgn cepat api yg bersumber dari sebatang korek itu menyambar dan membakar kertas-kertas tersebut, kobaran api melahap dengan cepat tumpukan kertas-kertas itu. seolah sedang dipanggang, tubuh kecil itu dibentangkan diatas perapian itu, sayapnya direntangkan tepat diatas api yang nyalanya semakin membesar itu tanpa sedikitpun membiarkan api itu menyentuh apa yg ada diantara kedua tangan itu....menghangatkan....itulah tujuan sebenarnya.....

dengan kondisi yg mulai membaik, bayi ayam yg baru beberapa hari keluar dari cangkang telur itu kemudian diletakkan pada posisi dimana sinar matahari akan membungkusnya dalam hangat sinar kasihnya,

Ya Allah ya tuhanku, yg jiwaku dan seluruh jiwa hambaMu berada dalam genggamanMu, aku mohon padaMu....selamatkanlah bayi tak berdosa itu dari kematian yg sedang mengintainya, izinkan ia untuk tetap bernafas, bergabung dan tumbuh besar bersama 8 saudara-saudaranya yg lain, lihatlah induk ayam itu, yg meski aku tak mengerti bahasanya, tapi aku yakin dia sedang berdo'a agar salah satu dari buah hatinya itu selamat dari bahaya yg hampir merenggut nyawanya.

dengan tangan yg sama, malaikat yg sama, dan melalui naluri melindungi seorang ibu yang sama pula, kumohon!!! tolong selamatkan bayi ayam yg teramat lemah itu sebagaimana dulu Kau selamatkan bayi manusia yg usianya baru beberapa hari itu, saat terjadinya peristiwa tragis itu....29 tahun yg lalu.....
dari selimut dingin yg hampir membekukan seluruh tubuh itu, dari hantaman hujan es yang mengguyur kota Bogor sore itu, dari badai yg yg menerbangkan seluruh atap rumah perempuan beranak tiga yg sedang ditinggal kerja oleh suaminya itu, membuatnya memutuskan untuk segera pergi mencari tempat yang aman, karena bangunan yg tidak layak disebut rumah itu tidak dapat lagi melindungi mereka dari bahaya yg mengancam mereka sore itu. tergopoh-gopoh berlari tanpa tujuan ditengah deras hujan dan angin kencang yg menumbangkan pepohonan paling besar dikampung itu, ibu itu menggendong bayi perempuan dalam dekapannya, sementara dua tangannya masing-masing menggenggam erat tangan-tangan kecil setengah menyeret dua anak kecil dengan ember yg melindungi kepala mereka dari hantaman gumpalan batu es yg seolah dilemparkan dari langit bersama topan yg dapat menghempaskan dan menyapu bersih apa saja yg tidak berusaha menyelamatkan diri.

dengan nafas terengah-engah dan tenaga yg masih tersisa, seolah ada sesuatu yg menuntun langkah tanpa arah itu kesana.... ke sebuah saung butut dipinggir sawah (gubuk kecil yg dindingnya terbuat dari anyaman bambu) , sementara ayah mereka belum diketahui bagaimanakah nasibnya, mungkin saja hanyut terbawa derasnya aliran sungai ketika sedang berusaha melintasi sungai yg selalu meluap dan banjir ketika hujan turun itu, demi bergegas pulang dan menyelamatkan nyawa orang-orang yg sudah pasti membutuhkan pertolongannya saat itu....istri dan ketiga anaknya...

hanya keajaiban yg mampu menyelamatkan tubuh mungil yg semakin membiru dgn nafas yg mulai tersengal itu, pasrah namun tak sedikitpun menyerah, mata yang basah oleh airmata bercampur air hujan itu liar melihat ke sekeliling saung, berharap menemukan apa saja yg bisa menyelamatkan bayi itu, apa saja.....
dan seketika itu pula matanya menangkap sebuah benda yg terselip disudut atap saung reot itu....."korek api" tanpa fikir panjang, tangannya yang bergetar hebat itu segera memburu benda berbentuk kotak itu lalu mengeluarkan satu batang korek yg keadaannya sudah kuyup tersiram hujan, ujung-ujung batang kayu-kayu tipis itu terus digesekkan pada pinggiran kotak berwarna coklat lusuh itu, berharap sesuatu terpercik dari hasil gesekkan itu...."api" yg mampu menyelamatkan bayi mungilnya yg semakin pucat dan membiru itu dari ancaman kematian yg sedang menjemputnya kala itu, sementara dihadapannya tumpukan ranting-ranting kering bersama selembar kertas telah siap berkorban demi menyelamatkan bayi itu...

to be continued...........

Rabu, 17 Agustus 2011

Warning to All


Dosa bisa berakibat :
rejeki seret dan tertunda

dakwah tertolak,
amal tak berguna

kebaikan terhambat,
nikmat menjadi laknat

ibadah tak berbuah manfaat

hidup tak berkah dan tak terasa nikmat

makanya kita harus segera tobat

sebelum ajal mendekat

dan sebelum kiamat


Alangkah indahnya....
bila yang tebal itu adalah iman

dan bila yang tipis itu adalah dosa

bila yang tajam itu adalah akal

dan yang lembut itu adalah hati

bila yang ringan itu adalah sholat

yang luas itu adalah ilmu

yang halus itu adalah suara

dan yang manis itu adalah senyum

mari tersenyum semanis-manisnya :)

Selasa, 02 Agustus 2011

Hari Geneee Masih Pisah Ranjang? Gak gak gak gak Kuat

Hampir setiap perkawinan tidak pernah luput dari masalah. saat ini, pisah ranjang atau berpisah sementara dengan pasangan (tentunya yg sudah menikah), menjadi solusi populer untuk memecahkan persoalan dalam rumah tangga. Ironisnya, cara ini membuat jalan menuju perceraian menjadi terbuka lebar.

Banyak pasangan selebritis yang mengaku sedang pisah ranjang dengan suaminya. Dari argumentasi mereka, solusi pisah ranjang yang mereka ambil adalah sebagai proses penenangan diri masing-masing pihak.

Mereka juga sepakat bahwa cara ini akan menghindari perceraian.
Pada kenyataannya banyak selebritis lain yang justru resmi bercerai setelah pisah ranjang. Mengingat tujuan dan hasil akhirnya yang bertolak belakang, solusi untuk pisah ranjang diibaratkan bagai pisau bermata dua, yaitu bisa berdampak positif maupun negatif.

Tumpukan Persoalan
Dari Ilustrasi diatas, dapat kita lihat bahwa berpisah sementara bagi pasangan suami istri yang tengah berkonflik dan sudah berlarut-larut merupakan langkah yang dapat diambil dengan dalih menenangkan diri. Menurut Arie Ratna, Psi, berpisah sementara atau yg lebih dikenal dengan pisah ranjang yang dilakukan suami istri, disebabkan permasalahan-permasalahan yang sudah terakumulasi yang akhirnya membesar dan meraembet ke berbagai persoalan.

Biasanya persoalan-persoalan yang melatarbelakangi pasangan suami istri dikarenakan tidak adanya komonikasi yang efektif diantara keduanya. Selain itu pasangan yang memutuskan pisah ranjang juga bisa dikarenakan masalah sosial ekonomi, misalkan sang suami yang pendapatannya kurang untuk menghidupi keluarga, mengenai cara mendidik anak, gaya mengelola keuangan, seks, semua juga harus diutarakan, "jelas Arie.

Selain itu pisah ranjang juga dapat dilihat dari sisi psikologis, yaitu ada tidaknya kematangan dari kedua belah pihak dalam merespon suatu masalah secara psikologis. ketidak-siapan kedua belah pihak terhadap satu masalah akan menyebabkan suatu pertengkaran yang hebat.

Sebelum memutuskan berpisah sementara, anda harus yakin bahwa keputusan yang diambil berdasarkan emosi semata. 'Bila memutuskan suatu masalah dalam rumah dalam keadaan emosi, biasanya yang didapat bukan "pemecahan" yang baik, melainkan "perpecahan " jelas Arie.

Menurut Arie, pasangan yang melakukan pisah ranjang bila dilihat secara gaaris besar dikarenakan faktor sosial ekonomi, fisiologis, dan psikologis. Semua faktor measalha tersebut saing terkait satu sama lain.

Pasangan yang melakukan pisah ranjang bisa jadi awalnya tidak terlihat, orang sekitarnya tidak mengetahui secara langsung dikarenakan tidak masuk ke dalam keluarganya. Bila ditarik ke belakang, ternyata pisah ranjang diakibatkan persoalan-persoalan yang sudah lama menumpuk dengan berbagai macam masalah. biasanya pisah ranjang bukan karena persoalan yang terjadi saat mengambil keputusan saat itu, persoalan saat itu hanya sebagai pemicu saja.

Masa Tenang
Pada saat suami istri sedang berselisih, ada baiknya tunggu sampai tenang. Biasanya saat masa menenangkan diri atau cooling down tidak mempunyai batas waktu yang pasti, semuanya tergantung pada kesepaktan kedua belah pihak.

Setiap perkawinan selalu mempunyai bahasa cintanya masing-masing. Bahasa cinta dalam arti, kapan enak diajak ngobrol dan sudah mempunyai waktu khusus untuk membahas apa yang manjadi akar pemasalahan. "Terkadang susahnya membahas satu masalah yang diselisihkan adalah pada saat pasangan yang cemburu karna adanya orang lain atau orang ketiga, karena mereka akan membutuhkan komitmen baru" jelas Arie.

Dalam kondisi pisah ranjang, ada baiknya mempunyai mediator yang bisa menjembatani. Hal itu akan lebih bagus sebab keduanya dalam kondisi gengsi. Padahal sebenarnya si A tetap mencari tahu kondis si B, begitu juga sebaliknya. Diakui atau tidak, akan selalu begitu karna ada kedekatan emosianal. Bila kesombongan-kesombongan seperti itu dibiarkan dan tidak ada yang menjembatani, maka akan semakin parah dan membentuk pandangan-pandangan yang buruk hingga kondisi menjadi semakin tidak baik.

Jangan Libatkan Si Kecil
Pisah ranjang biasanya dilakukan secara spontan. Bagi pasangan yang mempunyai anak, sebaiknya jangan libatkan si kecil dalam perjanjian tersebut, karna mereka adalah pihak yang dirugikan dalam hal itu. Apalagi bila anak masih usia balita. karena itu, sebelum memutuskan berpisah sementara, sebaiknya dibuat kesepakatan anak ikut siapa. Untuk anak yang sudah remaja, dia akan cenderung melihat konsep perkawinan seperti apa, Setiap anak mempunyai idola, baik ayah maupun ibunya.

Tak Harus Berpisah
Percayalah, kalau anda berdua masih saling mencintai, masalah apapun dapat dipecahkan tanpa harus berpisah, meskipun itu hanya sementara ;)

Tips Hubungan Suami Istri :
  • Menjalin komunikasi secara efektif dengan pasangan
  • Secara konsisten harus disiplin mengembangkan pola kebersamaan
  • Jangan pernah melupakan waktu spesial berdua
  • Jangan abaikan relasi berdua
#Diketik oleh tangan saya yg bersumber dari : Majalah Kesehatan Keluarga "Dokter Kita" edisi 6-thn IV-Juni 1009

*Semoga bermanfaat :)

Minggu, 31 Juli 2011

Tiga Masa Wanita

Kepada Wanita (kecil, sedang, besar, anak, remaja, ibu, nenek, dsb) saya punya catatan kecil nasehat dari ayah tercinta.
Ingat-ingat wahai kaum wanita!! di dunia ini, kalian punya tiga masa yaitu :

1. Masa Anak-anak dan Remaja,
dimasa ini kalian ada di pangkuan & di bawah bimbingan orangtua, maka patuhlah kepada kedua orangtuamu. Berbaktilah kepada orangtua dengan sebaik-baiknya. Usahakan kalian dapat mikul duwur lan mendem jero untuk kedua orangtuamu artinya kalian harus dapat membawa nama, harkat, martabat orangtuamu dengan baik supaya terhormat di mata dunia dan umum. Sembunyikan dan selamatkan segala kekurangan dan keburukan orangtuamu. Jika kalian ingin yang baik mencita-citakan sesuatu maka berusahalah dan minta do'a yang mustajab dari Ayahmu, sebab untuk kebaikan do'a yang mustajab adalah do'a ayah. Sedanglkan do'a mustajab untuk kejelekan/hal buruk maka do'a yang mustajab adalah do'a dari ibumu, maka jangan sampai kalian berbuat tidak baik kepada ibumu dan jangan sampai ibumu mengeluarkan do'a yang jelek. Jika kalian mencita-citakan masuk surga, maka berbaktilah kepada ibu sebeb surga ada di telapak kaki ibumu. Ridho Allah SWT dipengaruhi ridho dari ibu dan orangtuamu.

2. Masa Dewasa,
Pada masa ini kalian ada di tangan suami. Berbakti dan Patuhlah suamimu, cermati setiap kata suamimu sebab setiap kata itu pasti ada niat dan maksud serta ada tindak lanjutnya atau akan ada sangsi yang akan diberikan oleh suamimu jika kalian tidak patuh. Turuti setiap ajakan & kata baiknya dan tolaklah kata dan ajakan jeleknya dengan bijak santun, lembut, ramah, dan bijaksana. Usahakan suamimu jangan sampai marah. Janganlah kalian berkata kasar kepada suamimu apalagi sampai kalian marah kepada suamimu, oh celaka sekali jika ada istri yang sering marah kepada suami, apalagi menuduh berbuat yang tidak baik. Wanita yang seperti ini akan sulit masuk surga, sebab surga istri ada di bawah telapak kaki suami. Bagi istri Ridho Allah SWT dipengaruhi oleh ridho suami.

3. Masa Tua,
jika kalian masih hidup dan di tinggal suami, maka pada masa ini kalian di bawah naungan anak-anak yang kalian lahirkan atau anak-anak yang kalian angkat atau anak-anak yang kalian asuh.

berbahagialah Wanita yang dapat melewati 3 masa itu dengan baik dan sempurna. Niscaya kalian termasuk anak yang sholehah dan jaminan surga dari Tuhanmu, jika kalian ber- Iman, islam, dan Ihsan.

Stop Shopaholic (SS) !!! Lebaran nanti ngeborong apa??

Salam bloggers,
Pernah tau istilah Shopaholic ? atau anda termasuk penganut Shopaholic?? hmmm baiknya simak dulu jejeran kalimat dibawah ini...

Shopaholic berasal dari kata shop yang artinya belanja dan aholic yang berarti suatu ketergantungan yang disadari atau tidak.

Menurut psikolog dewasa Ajeng Raviando, Shopaholic adalah perilaku individu yang tidak mampu menahan keinginannya untuk berbelanja dan belanja lagi (shoping terus). Akibatnya menghabiskan begitu banyak waktu dan uang meskipun barang-barang yang dibelinya tidak selalu dibutuhkan, biasanya dan kebanyakan penderita shopaholic adalah kaum wanita, kecuali wanita yang mengetik postingan ini yaa tidak termasuk,karena eike mah malah bete kalo belenjong-belenjong getoh n pusing kalo lama-lama di mall n liat orang-orang yg belenjong ini itu tuh ucink aink :D

Sebetulnya shopaholic perlu penanganan cukup serius, karena dapat mendorong seseorang melakukan tindakan kriminalitas. seperti yang terjadi pada fenomena saat ini, dimana banyak pengguna kartu kredit yang terjebak berbelanja tanpa memperhitungkan kemampuannya untuk membayar tagihan. Akhirnya mereka diburu oleh debt collector bahkan ada yang terpaksa melakukan kejahatan seperti mencuri demi melunasi *utangnya.

Ajeng menegaskan, jelas sudah bahwa perilaku shopaholic sangat merugikan, tidak hanya bagi diri sendiri namun juga bagi orang lain, terutama anggota keluarga yang terkena dampaknya.

Penyebab:
Masih menurut Ajeng, ada beberapa penyebab orang mengalami shopaholic, seperti orang yang menganut gaya hidup hedonis ( materialis) dan mempersepsi bahwa manusia adalah human having. Human Having adalah seseorang yang cenderung mempersepsi orang lain berdasarkan apa yang dimiliki seperti punya mobil, rumah dan jabatan.

Human Having ini akan mengakibatkan seseorang merasa terus kekurangan, selalu diliputi kecemasan dan tidak termotivasi untuk mengejar kebutuhan pada tingkat yang lebih.

Penyebab lainnya, adanya kecemasan yang berlebihan karena mengalami trauma dimasa lalu, misalnya pernah dilecehkan oleh teman-teman karena tidak memiliki barang-barang tertentu yang trend saat itu. Pernah hidup berkekurangan, namun ingin menunjukkan jati dirinya dengan belanja berlebihan, pun bisa menjadi salah satu penyebab. adanya pikiran-pikiran atau obsesi yang tidak rasional, dimana efek yang tidak dikehendaki pada akhirnya akan menambah konsekuensi negatif yang menimbulkan perasaan depresi dan kecemasan. selain itu iklan-iklan yang ditampilkan diberbagai media yang menggambarkan bahwa pola hidup konsumtif dan hedonis merupakan sarana untuk melepaskan diri dari stres pun dapat memberikan pengaruh.

Tidak Hanya Wanita
Ajeng juga mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Stanford University, dikemukakan bahwa laki-laki juga bisa mengalami shopaholic. dengan demikian perempuan dan laki-laki dapat menderita shopaholic. perempuan yang mengalami shopaholic lebih suka membeli pakaian, make up, perhiasan, dan sepatu. sedangkan laki-laki lebih suka membeli barang-barang elektronik seperti handphone, Mp3 player, playstation, dan lain-lain.

Gangguan Psikologis
Masih menurut ajeng juga, shopaholic merupakan salah satu bentuk dari gangguan psikologis yang disebut obsesif-kompulsif, yaitu suatu gangguan yang ditandai dengan adanya pikiran obsesif atau pikiran yang selalu berulang dan menghantui seseorang untuk melakukan perilaku tertentu serta adanyaadanya perilaku kompulsif atau perilaku yang selalu dilakukan berulang. tetapi jika tidak dilakukan maka seseorang akan merasa tersiksa.

Penderita obsesif-kompulsif sebenernya meraskan bahwa apa yang dilakukannya itu tidaklah rasional, namun dirinya tidak mampu mengontrol kebiasaan yang dilakukannya tersebut.

Berdasarkan kriteria DSM-IV-TR, seseorang yang mengalami gangguan obsesif-kompulsif akan menunjukkan beberapa gejala yaitu merasa tertekan oleh pikiran-pikiran obsesi yang muncul dari dalam dirinya yang menyebabkan kecemasan, melakukan perilaku kompulsif secara berulang utnuk meredakan rasa tidak nyaman mu pun untuk menghilangkan ketegangan.

Ajeng mengatakan, apabila merasa mengalami gangguan obsesif kompulsif, sebaikya anda segera mencari akar permasalahannya, caranya bisa dengan meminta bantuan ahli/psikolog atau berusaha untuk menemukan sendiri mengapa merasa cemas berlebihan, sulit untuk mengatasi ketegangan, dsb.

Obsesif-Kompulsif merupakan indikasi dari adanya persoalan yang tidak terselesaikan, atau dihadapi dengan cara yang keliru, akibatnya malah menciptakan permasalahan baru. Setiap orang sebetulnya bisa mengetahui apa permasalahan yang perlu ditangani kalau ingin bersikap jujur pada diri sendiri, meskipun memang tidak mudah untuk berhadapan dengan kenyataan diri.

Atasi dengan Cognitive Behavioral Therapy
Menurut Ajeng juga, untuk sembuh dari shopaholic membutuhkan usaha dan ketekunan, kedisiplinan dan pengendalian diri. selain itu, empati dari anggota keluarga terhadap penderita sangat membantu dalam mempercepat kesembuhan penderita. shopaholic dapat diatasi dengan Cognitive Behavioral Therapy dan terapi relaksasi.

Cognitive Behavioral Therapy akan membantu penderita untuk mengatasai pikiran dan perilakunya yang tidak rasional dan mencegah penderita untuk melakukan kebiasaan belanja secara terus-menerus. terapi relaksasi berguna untuk membantu mengurangi kecemasan dan membantu penderita untuk rileks dalam menghadapi pikiran-pikiran obsesif yang muncul.
penderita shopaholic juga perlu dilatih untuk membedakan antara keinginan dan kebutuhan sehingga dapat mulai mengontrol kebiasaan belanjanya yang tidak rasional.

Cegah Shopaholic
Ajeng menyarankan, agar tidak menjadi shopaholic, maka sebaiknya belajar mengendalikan diri saat berbelanja dan berupaya mengatasi stres dengan cara yang positif. lakukanlah perencanaan pengeluaran ketika akan pergi berjalan-jalan, sehingga dapat mengontrol perilaku belanja, misalnya menentukan batasan dengan membawa uang seperlunya di dompet (bawa goceng aja) dan tidak membawa kartu kredit (punya juga kagak)

Menghindari sale (discount) juga perlu dilakukan, karena hal tersebut akan mendai salah satu godaan untuk terus berbelanja dengan alasan barang yang dibeli meskipun berharga murah tapi tidak dibutuhkan. berkomitmenlah hanya akan membeli barang yang benar-benar dibutuhkan.

Selain itu, bukukanlah pengeluaran-pengeluaran yang telah dilakukan dan mencatat barang-barang kebutuhan pokok apa saja yang memang perlu untuk dibeli, sehingga dapat mengontrol perilaku belanja. jangan ragu untuk minta bantuan dari anggota keluarga atau teman dekat untuk mendukung upaya agar tidak menjadi pribadi yang shopaholic (nohope)

Namun celakanya, banyak para penderita Shopaholic yang tidak menyadari bahwa apa yg dialaminya itu adalah merupakan penyakit, karena mereka menikmatinya dan merasa nyaman-nyaman saja dengan kebiasaan buruk yg merugikan tersebut, jadi tidak dapat dikatakan sebagai "Penderita Shopaholic", melainkan sebagai "Penikmat Shopaholic"

Gejala Shopaholic:
Kali ini bukan menurut Ajeng (tapi menurut Klinik Servo (2007), gejala-gejala seseorang yang mengalami shopaholic adalah sbb :
  1. Suka menghabiskan uang untuk membeli barang yang tidak dimiliki meskipun barang tersebut tidak selalu berguna bagi dirinya
  2. Merasa puas pada saat dirinya dapat membeli apa saja yang diinginkannya, namun setelah selesai berbelanja maka dirinya merasa bersalah, menyesal dan tertekan dengan apa yg telah dilakukannya
  3. Pada saat merasa stres, maka akan selalu berbelanja untuk meredakan stresnya tersebut.
  4. Memiliki banyak barang seperti baju, sepatu atau barang-barang elektronik dan lain-lain yang tidak terhitung jumlahnya, namun tidak pernah digunakan.
  5. Selalu tidak mampu mengontrol diri ketika berbelanja
  6. Merasa terganggu dengan kebiasaan berbelanja yang dilakukannya
  7. Tetap tidak mampu menahan diri untuk berbelanja meskipun dirinya bingung memikirkan bagaimana harus membayar hutang-*utangnya.
  8. Sering berbohong pada orang lain tentang uang yang telah dipergunakannya untuk berbelanja.

Dampak Shopaholic
Shopaholic mengakibatkan berbagai dampak yang merugikan yaitu :
  • Sering mengalami kehabisan uang padahal masih awal bulan
  • Dapat mengakibatkan seseorang memiliki hutang dalam jumlah yang besar karena kebutuhan untuk memenuhi pikiran-pikiran obsesi untuk berbelanja terus-menerus
  • Dapat mengakibatkan seseorang dipecat dari pekerjaannya karena melakukan pemborosan dengan menggunakan uang perusahaan
  • Memicu seseorang untuk melakukan tindak kriminal seperti mencuri, memeras, korupsi dll, hanya karena ingin mendapatkan uang demi memenuhi dorongan untuk belanja yang terus menerus dalam dirinya
  • Dapat mengakibatkan perceraian untuk yg sudah menikah karena pasangan dari si penderita shopaholic merasa tersiksa dengan uang yang selalu dihabiskan
  • Dapat mengakibatkan pertengkaran karena pemborosan yang dilakukan oleh penderita shopaholic
  • Dapat mengakibatkan seseroang bunuh diri karena dalam dirinya selalu muncul pikiran-pikiran obsesi untuk berbelanja dan berbelanja dan si penderita merasa tersiksa jika tidak melakukan pikiran-pikiran obsesinya tersebut.
Naahh, Buat para bloggers yg terbiasa berbelanja sebelum lebaran, sebaiknya difikirkan matang-matang kebutuhan apa saja yg benar-benar perlu dibeli dan jangan memperturutkan nafsu belanja yg berlebihan yg hanya akan merugikan anda ataupun pasangan/suami anda.
percuma dong klo selama sebulan penuh kita tlah mampu menahan nafsu yg membatalkan puasa kalo akhirnya kita tak mampu menahan napsu tuk belanja n jadi penganut bahkan penderita Shopaholic, Oh No!!!

Kalo kata salah satu sahabat bloggers begini : *Baju baru Alhamdulillah, tuk dipakai dihari raya, tak punya pun tak apa-apa, masih ada jemuran tetangga :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...