Jumat, 09 September 2011

Butuh Judul


Assalamualaikum....
Alhamdulillah yah sahabat blogger semua....kita masih dapat bertatap layar didunia perblog-an ini, pastinya sih bagi saya tuh "sesuatu banget" ahihihihi ketularan demam syahroni


Sebelumnya tanpa mengenal kata terlambat..ijinkan saya beserta seluruh anggota keluarga saya termasuk para tetangga saya, Bapak RT Bapak RW mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Bathin,,maafin saya ya sahabats kalo saya terlalu banyak berbuat baik sama sahabats semua hohohoho,,harap dimaklumi,,karna saya masih termasuk turunan ke-8 Madid Musawaroh,manusia terlanjur kaya ahli Shodaqoh..

Sebenernya gatau harus posting tentang apa pada kesempitan   eh kesempatan kali ini, hanya saja mungkin saya ingin sedikit meluruskan tentang sebuah fenomena yg sangat sering terjadi pada tiap ucapan di hari raya Idul Fitri dan atau setelahnya...

Sering dan masih banyak sekali sahabats yg mengirim Pesan Singkat atau Komentar atau wall yg berisikan ucapan Selamat Idul Fitri plus permohonan Maaf...namun alangkah sangat disayangkan, karena sebagian dari mereka masih ada yang belum memahami dan mengerti arti dan makna dari apa yg mereka ucapkan itu, bahkan tidak banyak  eh tidak sedikit dari kita yg masih salah dalam penulisan dan pengucapannya...

Mungkin terlihat benar,namun jika diteliti secara seksama dan dalam tempo yang sesingkat2nya, maka penulisannya masih "salah"...yah saya bilang salah....seperti ini salah satu contohnya :
"Selamat Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin,,coba anda perhatikan!!! kata mana dari kalimat tersebut yg salah dalam penulisannya??? ayooo yg mana ayooooo...siapa yg tau??????
Yups anda benar....(jiaaaaaaaaaaahh emang kapan jawabnya???) kesalahan terdapat pada "Aidzin" karna kata yg seharusnya adalah "Aaidin" ga pake "z" , jadi seharusnya "Minal Aaidin wal Faaidzin" bukan "Minal Aaidzin wal Faidzin" aaidin itu penulisan arabnya pake dal bukan dzal (dalam bahasa.arab salah satu huruf, kurang satu huruf, atau lebih satu huruf pun bisa mempengaruhi dan merubah arti dari kata tersebut) *cmiiw

Entah siapa yg pertama melakukan kekeliruan tersebut yg akhirnya menjadi kesalahan berantai dari tahun ke tahun, dan entah apa yg menyebabkan kesalahan tersebut bisa terjadi...bisa jadi karna kata yg terakhir Faaidzin jadi kedengerannya yg depannya itu hampir sama, makanya menjadilah aaidin jadi aaidzin...supaya sama-sama dzin belakangnya....xixixixixi, atau bisa jadi awalnya salah ketik kelebihan huruf, trus ga ketauan n ga diedit, alhasil langsung di-send, lalu yg menerima sms pun mengirimkan lagi ke temannya dan terus berlanjut dari satu hape ke hape lainnya....

Bahkan masih banyak di antara kita yg menyangka bahwa Kalimat "Minal Aidin Wal Faidzin itu artinya "Mohon Maaf Lahir Bathin"...Padahal sebenernya bukan..Arti kata Minal Aidin Wal Faidzin itu sepenggal kalimat yg terpotong dan ada sebagian Text yg hilang *some text missing, sehingga artinya menjadi "termasuk orang2 yg kembali dan yg menang", kalo ada yg bertemu kita di hari raya lantas serta merta mengucapkan "minal aidin yahh???? trus maksudnya apa coba??? hayoooo....ga nyambung n ga pas kaaann?? naahh makanya "teliti sebelum membeli"  :P

Kesalahan yang sama pun sering terjadi pada kalimat istirja "innalillaahi wa inna ilaihi roo'jiuun,, terkadang sebagian orang malah mengatakan atau menuliskannya "innalillaahi wa inna lillahi roo'jiuun" perhatikan baik-baik kedua kalimat tersebut!!! sekilas memang sama padahal sesungguhnya berbeda..mentang2 depannya lillahi belakangnya jadi ikutan lillahi juga..hadeehh
"kalimat pertama (kalimat yg benar) artinya "Sesungguhnya semuanya milik Allah, dan Sesungguhnya Kepada Allah lah semuanya kan kembali", 
kalimat yg kedua (yg salah) artinya "Sesungguhnya semuanya milik Allah, dan Sesungguhnya milik Allah lah semuanya kan kembali",

sekedar saran dan masukan...alangkah lebih baiknya dalam rangka tidak menyalahi arti dan makna dari Idul Fitri dan hikmah yg terkandung didalamnya, maka pengucapan yang lebih afdhol itu adalah :

Astaghfirullahal Adziim 3x ,Taqobbalallahu minnaa wa minkum syihamana wa shiyamakum, wa jaal'nallahu minal aaidin walfaaidzin..kullu'am wa antum bikhoir as'alukal afwan dzahiran wa bathinan.....

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H Mohon Maaf Lahir dan Bathin"
#mari kembali kepada "Fitrah"


yg artinya " aku memohon ampun kepada Allah yg Maha Agung, Semoga Allah menerima puasa kita, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yg kembali kepada "Fitrah" dan termasuk orang-orang yg mendapatkan kemenangan" Mohon Maaf Lahir dan Bathin

yaa mungkin itu saja kiranya yg bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat, kurang dan lebihnya saya mohon maaf lahir bathin...karna sesungguhnya "yg menulis "TIDAK" lebih baik dari yang membaca" :D

Minggu, 21 Agustus 2011

Fitrah, Setan dan Kursi


Abu Hurairah berkata " Rosulullah S.A.W menugaskanku untuk menjaga Zakat Ramadhan (Zakat Fitrah). Tiba-tiba ada seorang laki-laki datang dan mengambil segenggam makanan, Orang itu kutangkap dan kukatakan kepadanya "Kamu akan kulaporkan kepada Rosulullah S.A.W.
ia berkata " Aku ini benar-benar orang miskin yang mempunyai banyak tanggungan keluarga, aku sangat membutuhkan makanan" Aku lepaskan orang itu. Pagi harinya Rosulullah S.A.W bertanya "wahai abu hurairoh apa yg diperbuat tawananmu tadi malam?? aku menjawab : "wahai rosulullah, ia mengeluh sangat membutuhkan makanan, sedangkan ia mempunyai banyak tanggungan, karena itu aku kasihan kepadanya, lalu kulepaskan. Beliau bersabda "Sungguh ia berbohong kepadamu, dan dia akan datang lagi, aku percaya ia akan datang lagi karna rosulullah S.A.W telah mengatakan itu,

Pada malam berikutnya aku benar-benar berjaga, beberapa saat kemudian orang itu datang lagi dan mengambil segenggam makanan, aku berkata "sungguh Kamu akan kulaporkan kepada Rosulullah S.A.W.
ia berkata " Aku ini benar-benar orang miskin yang mempunyai banyak tanggungan keluarga, aku sangat membutuhkan makanan" mendengarnya berkata begitu maka aku merasa tak tega lalu kulepaskan orang itu. Pagi harinya Rosulullah S.A.W bertanya "wahai abu hurairoh apa yg diperbuat tawananmu tadi malam?? aku menjawab : "wahai rosulullah, ia mengeluh sangat membutuhkan makanan, sedangkan ia mempunyai banyak tanggungan, karena itu aku kasihan kepadanya, lalu kulepaskan. Beliau bersabda "Sungguh ia berbohong kepadamu, dan dia akan kembali lagi,

Pada malam ketiga aku benar-benar berjaga, tak lama kemudian orang itu datang lagi dan mengambil segenggam makanan, aku berkata "sungguh, kali ini Kamu akan kulaporkan kepada Rosulullah S.A.W. kamu benar-benar sudah keterlaluan, ini perbuatanmu yg ketiga kalinya, kamu sudah berjanji untuk tidak akan mengulangi, tapi ternyata kamu mengulangi lagi, dia berkata "Lepaskan aku, aku akan mengajarimu beberapa kalimat yang bermanfaat bagimu, " aku bertanya " kalimat-kalimat apakah itu? dia berkata " apabila kamu hendak tidur, maka bacalah ayat kursi, pasti Allah akan selalu menjagamu dan setan tidak akan berani mendekatimu sampai waktu pagi"
lalu aku melepaskan orang itu....

Pagi harinya, Rosulullah S.A.W bertanya kepadaku " apa yg diperbuat oleh tawananmu malam tadi? aku menjawab " Wahai Rosullullah, dia mengajariku beberapa kalimat yang katanya bermanfaat, maka aku melepaskannya, beliau bertanya " kalimat-kalimat apakah itu? aku berkata " ia bilang, apabila kamu hendak tidur, maka bacalah ayat kursi dari awal hingga akhir. dia berkata maka Allah pasti akan selalu menjagamu dan setan tidak akan berani mendekatimu sampai waktu pagi " Nabi bersabda " Sesungguhnya dia berkata benar kepadamu meskipun dia pembohong" tahukah kamu siapakah yang datang kepadamu selama tiga malam itu, wahai Abu Hurairoh?? aku menjawab "tidak, Beliau bersabda, "dia adalah Setan " (H.R Bukhari)

Taken From :Riyadhus Sholihin

Rabu, 17 Agustus 2011

Warning to All


Dosa bisa berakibat :
rejeki seret dan tertunda

dakwah tertolak,
amal tak berguna

kebaikan terhambat,
nikmat menjadi laknat

ibadah tak berbuah manfaat

hidup tak berkah dan tak terasa nikmat

makanya kita harus segera tobat

sebelum ajal mendekat

dan sebelum kiamat


Alangkah indahnya....
bila yang tebal itu adalah iman

dan bila yang tipis itu adalah dosa

bila yang tajam itu adalah akal

dan yang lembut itu adalah hati

bila yang ringan itu adalah sholat

yang luas itu adalah ilmu

yang halus itu adalah suara

dan yang manis itu adalah senyum

mari tersenyum semanis-manisnya :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...